News

Webinar Shell Eco-marathon: Mempersiapkan pemimpin masa depan untuk transisi energi demi mendorong tercapainya solusi energi yang bersih melalui kendaraan hemat energi

Dalam rangka memperingati 10 tahun partisipasi Indonesia dalam Kompetisi Shell Eco-marathon (SEM) Asia, Shell Indonesia merilis buku yang berjudul Shell Eco -marathon Stories: A Quest of Contribution on Developing Indonesia Innovative Talents. Buku ini berisi setiap jejak perjaungan dari para pemuda Indonesia dalam kegiatan Shell Eco-marathon. Selain itu, Shell Indonesia juga mengadakan webinar yang melibatkan pemerintah, instansi Pendidikan, maupun mahasiswa peserta SEM. Webinar dengan tema “Mempersiapkan pemimpin masa depan untuk transisi energi: mendorong tercapainya solusi energi yang lebih bersih melalui kendaraan hemat energi” ini berlangsung pada hari Rabu, 4 Desember 2020.

Webinar ini menghadirkan Prof. Bambang Brodjonegoro, S.E., M.U.P., Ph.D sebagai keynote speaker. Dalam sanbutannya, beliau mengucapkan terima kasih kepada Shell Indonesia yang telah mewadahi pemuda Indonesia terutama dalam inovasi mobil hemat energi. Meningkatkan produktivitas invensi dan inovasi untuk menambah daya saing. Memberi warna dalam inovasi teknologi Indonesia pemuda. Kmhe. Semoga sumbangsih Shell Indoenesia dapat mejadi inspirasi untuk memajukan Indoensia di sector energi. Kolaborasi rise tantara pemerintah, akademik, dan instansi lain mampu menghasilkan inovasi yang berdampak besar, signifikan, dan nyata untuk Indonesia.  

Perwakilan dari Shell Indonesia, Ibu Dian Andyasuri sebagai President Director and Country Chair at Shell Indonesia menyampaikan bahwa kompetisi SEM Berawal dari 9 tim yang berpartisipasi dalam kategori internal combustion, pada 2020 berkembang pesat menjdai 16 tim dalam kategori internal combustion dan 15 tim dalam mobil listrik dan kategori sel bahan bakar hydrogen. Pada saat ini ada 80 tim dari 45 institusi Pendidikan dari Indoensia yang berpartisipasi dalam shell eco marathon.

Pembicara pertama dalam webinar ini Pembicara webinar ini Dr. Ir. Dadan KusdianaM.Sc., yang menjabat sebagai Direktur Jendral Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementrian Energi Sumber Daya Mineral Republik Indonesia memaparkan materinya yang berjudul “Strategi dan kebijakan oemerintah dalam mencapai energi transisi melalui konservasi energi”. Beliau menuturkan bahwa generasi muda adalah pemeran utama dalam mewujudkan target Indonesia dalam meningkatkan efisiensi energi sampai dengan 1% pada tahun 2025. Partisipasi dan prestasi dari mahasiswa-mahasiswa Indonesia dalam Shell Eco-marathon harus diapresiasi dan didukung untuk mempersiapkan pemuda agar siap mengahdapi tantangan di kemudian hari.

Pembicara terakhir Prof. Dr. Mochamad Ashari, M.Eng, Rektor Institut Sepuluh November (ITS) yang menjelaskan materi dengan judul “Mencetak pemimpin masa depan di era energi bersih”. Beliau Mewakili institusi Pendidikan dalam webinar ini dan dia mengatakan bahwa universitas selalu menyambut dan mendukung program Shell Eco-marathon karena misi dalam SEM sama dengan misi universitas. Di mana tugas utama dari sebuah universitas adalah untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas dalam berkontribusi untuk bangsa dan negara. Ia juga menjelaskan, “Melalui Shell Eco-marathon, kita dapat memproduksi generasi yang kreatif, inovatif, dan berkarakter sebagai pemimpin di masa depan”.

Dalam sesi terakhir beberapa mahasiswa dari universitas yang mewakili Indonesia dalam SEM yaitu ITS, UPI, dan UNY menceritakan pengalaman masing-masing dalam berkompetisi di SEM. Semua pihak berharap dengan adanya kolaborasi, inovasi, dan kerja sama maka kesuksesan akan terwujud.

(Taw)

Leave a Reply