News

Garuda UNY Team (GUT) merupakan tim mobil kebanggaan Indonesia. Pada Selasa (5/7) lalu, untuk kesekian kalinya GUT dikunjungi oleh perguruan tinggi lain. Kali ini sebanyak 26 taruna-taruni dan 5 dosen Akademi Perkeretaapian Indonesia Madiun berkunjung ke basecamp GUT. Agenda ini merupakan bagian dari kunjungan mereka ke Jurusan Otomotif FT UNY terkait mata kuliah Teknik Motor Bakar.

Kunjungan ini disambut langsung oleh segenap anggota GUT. Tema yang dibahas tidak lain adalah seluk-beluk kompetisi dan pembuatan mobil yang telah diikut GUT. Salah satu mobil buatan GUT yang dibahas adalah Garuda Urban Gasoline 17 yang menjadi juara 3 Shell Eco Marathon Asia dan meraih peringkat 2 dalam kategori Safety Award. GUT menjadi buah bibir dengan perolehan ini karena baru pertama kali mengikuti SEM namun langsung meraih posisi tiga besar.

Mifta Saputra, perwakilan GUT, menjelaskan salah satu kunci kemenangan di SEM lalu adalah mematuhi regulasi. “Membuat kendaraan harus sesuai regulasi. Regulasi harus dipenuhi sesuai dengan ketentuan regulasi di negara yang bersangkutan dan ilmu fundamental otomotif. Kedua regulasi tersebut harus dipatuhi untuk menjamin keselamatan pengemudi.”

Kendaraan lain yang dibahas dalam kunjungan tersebut adalah kendaraan terbaru GUT bernama Formula Garuda 17 yang akan diikutsertakan dalam ajang Student Formula Japan pada September mendatang. “Untuk membuat rangka hanya boleh dengan satu kali pengelasan. Bila salah maka harus ganti bahan. Kalau bahan tidak diganti akan mengurangi kekuatan bahan yang dapat membahayakan keselamatan pengemudi.” jelas Elga kepada para taruna.

Selain itu, GUT juga menjelaskan proses scryitineering kendaraan di ajang bergengsi Student Formula Japan. Dimana pada proses ini kendaraan harus benar-benar lolos untuk dapat meraih poin maksimal. “Ada empat tahap dalam scryitineering. Yang pertama yaitu General Inspection, Noise Test, Tilt Test, dan yang terakhir Brake Test.” tutur Deni.

Tahap yang paling riskan adalah tahap General Inspection, dimana untuk dapat lolos tahap ini kendaraan harus benar-benar sesuai regulasi yang telah ditetapkan. Apabila kendaraan tidak lolos tahap ini, maka kendaraan tidak boleh melaju di lintasan. Regulasi yang ditetapkan misalnya saja harus terdapat sekat antara ruang pengendara dengan ruang mesin serta harus terdapat rollbar di kursi pengemudi untuk melindungi pengemudi saat kendaraan berguling.

Kunjungan dari Akademi Perkeretaapian Indonesia Madiun berlangsung selama satu jam. Para taruna dan taruni mengaku senang dan kagum dapat berkunjung dan belajar ke basecamp GUT. Mereka pun sangat antusias bertanya dan melihat proses pembuatan kendaraan yang sehari-hari dilakukan tim. (fb)

Leave a Reply