News

London (7/7), puncak kompetisi Drivers’ World Championship (DWC) akan berlangsung pada Minggu (8/7) mendatang. Namun sejak 3 hari lalu, ratusan tim dari berbagai negara di Eropa telah berjuang ketat untuk dapat terkualifikasi dalam ajang balap mobil hemat energi bergengsi ini yang diadakan perusahaan energi dunia yaitu Shell. Setiap tim berusaha memberikan yang terbaik untuk dapat membuat dan mengembangkan kendaraan ramah lingkungan namun tetap sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan oleh panitia.

Kamis (5/7) lalu, tim mobil Garuda UNY Team (GUT) telah sukses lolos Technical Inspection (TI). Oleh karena itu pada hari Jumat (6/7), GUT diperbolehkan mencoba practice di track utama sepanjang 14 km yang dibuat melingkar dengan berbagai kelokan. Meski GUT telah lolos Technical Inspection (TI) saat di Shell Eco Marathon Asia (SEMA) 2018, namun untuk dapat mengikuti Grand Final DWC, tim diharuskan untuk melakukan proses TI kembali untuk memastikan kendaraan yang dipakai saat di SEMA tidak berbeda dengan kendaraan yang dipakai di DWC London ini. Adapun syarat yang ditentukan oleh panita ialah kendaraan dapat menempuh nilai minimal 95% dari nilai yang didapat di SEMA.

Tim mengaku selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kompetisi ini, meskipun baru pertama kali mengikuti ajang kompetisi di Eropa. “Kami berusaha untuk mencapai nilai 95% dari hasil capaian kami di SEMA Singapura.” tutur Ilham Nofi Yoga, sekalu Team Manager GUT.

Strategi dalam mencapai target sangat diperlukan seperti harus mencapai target melebihi hasil sebelumnya. “Itu berarti kami harus mencapai nilai minimal 203 km/l dikarenakan capaian kami di SEMA adalah 214 km/l.” Yoga menambahkan.

Begitu antrian dibuka, tim langsung bergegas menempatkan kendaraan dalam antrian practice. Untuk dapat mencapai nilai 95%, panitia memberikan kesempatan 4 kali masuk track dari 5 slot waktu yang tersedia. Dengan kesigapan tim, GUT berhasil melakukan 2x practice dengan hasil positif yaitu mobil berhasil melewati tantangan minimal 95% tersebut.

“Kami senang dengan hasil ini. Ini berarti kami dapat memastikan diri untuk ikut Grand Final DWC besok Minggu.” tutur Fauzi Achmad Prapsita, driver dari Garuda Urban Gasoline 18 milik GUT.

Garuda UNY Team mengucapkan terima kasih kepada Rektor UNY beserta jajarannya, seluruh civitas akademika UNY, UKM Rekayasa Teknologi, Ikatan Keluarga Alumni Otomotif UNY (IKATO), Motul Indonesia, Garuda Indonesia, Indonesia Steel Tube Works (ISTW), Bank Mandiri, Yamaha, Stadion Maguwoharjo, PT Citra Jogja Kreasi, IGUS, Biies Injection, YUASA, Bengkel Idek, Jogjatronik, dan RNV. Mari dukung Garuda UNY dalam kompetisi Drivers’ World Championship 2018 di London. Let’s Fly High! (Nscn & Yahya)

 

Leave a Reply