News

Selasa (15/05), delegasi Garuda UNY Team (GUT) yang didampingi advisor beserta Wakil Dekan II Fakultas Teknik UNY tiba di Bandara Incheon, Korea Selatan pada pukul 08.45 waktu setempat. Setelah sampai, tim melakukan kunjungan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul. Kunjungan ini menjadi salah satu agenda tim selama berada di Korea Selatan dalam rangka mengikuti kompetisi International Student Car Competition (ISCC) 2018. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan internasional khususnya mengenai lapangan kerja yang tersedia di Korea Selatan.

Drs. Umar Hadi, MA, selaku Duta Besar Indonesia di Korea Selatan menyambut hangat kedatangan Tim Garuda UNY pada Selasa siang pukul 11.30 waktu setempat. Duta Besar Indonesia sangat tertarik dengan karya-karya Tim Garuda UNY. “Menarik sekali dan luar biasa betul mobilnya. Walaupun dengan keterbatasan fasilitas dan alat, Indonesia mampu bersaing di kancah internasional dengan tetap memiliki kreativitas tinggi. Kalian harus bisa membuktikan bahwa Indonesia ada, Indonesia bisa dan Indonesia juara,” sambutnya dengan penuh antusias.

Agus Santoso, M.Pd. selaku Wakil Dekan II Fakultas Teknik UNY dalam sambutannya memohon doa restu dari Duta Besar Indonesia di Korea Selatan untuk GUT yang akan berkompetisi di ISCC 2018. “Saya mewakili Tim Garuda UNY memohon doa restu dari seluruh jajaran KBRI agar tim kami bisa meraih kembali Best of The Best Hybrid Car and Best Team Work Overall”, tutur Agus.

Usai sambutan dari Umar Hadi dan Agus Santoso, acara dilanjutkan dengan tanya jawab seputar beasiswa dan lapangan kerja yang ada di Korea. “Soal pilihan untuk mencari pekerjaan dan pengalaman kerja di Korea itu adalah pilihan kalian. Kerja itu penting dan yang lebih penting adalah ilmunya. Saat ini jangan berpikir linier tetapi komprehensif dalam arti, lulus SMA/SMK, kuliah S1, S2, baru S3. Sekarang SMA/SMK saja bisa sambil kerja dan bisa membantu meringankan beban orang tua. Semua bisa dikerjakan sekarang tidak perlu menunggu”, ujar beliau menanggapi. Selain memberikan wawasan tersebut, Umar turut memberikan motivasi kepada para mahasiswa untuk membagi waktu dengan baik serta mulai menanamkan jiwa enterpreneurship dan komprehensif. Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan itu juga berpesan agar mahasiswa menjadi pribadi yang berpikiran positif terhadap masa depan sehingga tidak perlu merasa putus asa dan marah apabila hasil yang diinginkan belum tercapai dengan maksimal.

Misi tim mengunjungi KBRI Seoul berjalan dengan lancar. Kini, tim telah melakukan rapat guna mempersiapkan agenda selanjutnya untuk Rabu, 16 Mei 2018. Agus Santoso berpesan, “Berikan yang terbaik untuk tim dan jadilah tim yang terbaik. Tolong dijaga kekompakannya dalam rangka persiapan yang matang. Kita di sini untuk negara karena kita satu-satunya tim yang mewakili Indonesia dalam mengikuti kompetisi ini.” Tak hanya Agus, pesan turut disampaikan oleh Febrianto Amri Ristadi, M.Eng.Sc. selaku Advisor Tim. Beliau berpesan kepada tim agar beristirahat yang cukup untuk persiapan kompetisi mendatang. Tim juga diminta untuk terus menaati aturan-aturan yang berlaku karena tengah berada di negeri orang.

Garuda UNY Team mengucapkan terima kasih kepada Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Ikatan Keluarga Alumni Otomotif UNY (IKATO), Motul Indonesia, Garuda Indonesia, Indonesia Steel Tube Works (ISTW), Bank Mandiri, Yamaha, Stadion Maguwoharjo, PT Citra Jogja Kreasi, IGUS, Biies Injection, YUASA, Bengkel Idek, Jogjatronik, dan RNV. Mari dukung Garuda UNY sebagai wakil Indonesia dalam kompetisi ISCC 2018 di Korea Selatan pada 18-19 Mei 2018 mendatang. Let’s Fly High! (Ayw)

Leave a Reply