News

Usai berkompetisi dalam ajang Shell Eco-marathon Asia (SEMA) 2018 pada awal Maret lalu, Garuda UNY Team (GUT) kini tengah mematangkan persiapan untuk berkompetisi di International Student Car Competition (ISCC) 2018. Melihat track record di tahun-tahun sebelumnya, kompetisi ini mengawali perjalanan dan sekaligus menjadi runtutan prestasi tim di ajang internasional. Pada tahun 2017, GUT berhasil meraih capaian 1st Acceleration, 2nd Maneuver, serta 1st Endurance dan mendapatkan predikat Best of the Best Hybrid Category dan Best Teamwork. Tahun ini GUT akan hadir kembali dengan kendaraan Garuda Hybrid 2018 (GH-18) dan akan menjadi tahun keenam kalinya dalam berkompetisi di ISCC yang diselenggarakan oleh KATRI (Korean Automobile Testing and Research Institute) di Gyeonggi-do, Korea Selatan pada 18-19 Mei mendatang.

 

Deskripsi GH-18

Garuda Hybrid 2018 atau GH-18 merupakan kendaraan pembaharuan di tahun sebelumnya, yaitu GH-17. GH merupakan kendaraan yang menggunakan konsep hybrid dengan perpaduan dua tenaga penggerak, motor listrik pada bagian depan dan mesin Internal Combustion Engine (ICE) di bagian belakang. Kendaraan GH-18 ini didesain dengan panjang 2350 mm, lebar 1350 mm dan memiliki berat 245 kg. GH-18 mampu melaju dengan kecepatan 100 km/jam. Untuk kendaraan seukuran hybrid, GH-18 tergolong ringan. Kendaraan ini juga memiliki akselerasi manuver dan endurance yang baik.

Menurut Gea Lurudancang selaku Representative Tim Mobil Garuda UNY di ajang ISCC 2018, beberapa persiapan pada kendaraan telah dilakukan guna mencapai target, diantaranya mereduksi beban kendaraan dan menyiapkan spare part baru untuk kendaraan. Di samping itu, Brata selaku racer mengungkapkan bahwa timnya sudah siap dalam menghadapi kompetisi ISCC 2018. “Siang dan malam kami mempersiapkan mobil dan latihan guna mematangkan persiapan. Kami memanfaatkan waktu sebelum kargo berangkat untuk test running. Tujuannya sebelum mobil berangkat kami dapat mengetahui kondisi mobil terakhir sebelum dimasukkan ke kargo dan memastikan kendaraan tetap prima hingga kompetisi,” tuturnya.

 

Inovasi dan Target

Selain berbagai persiapan dan latihan rutin, tim turut menyiapkan technical report kendaraan yang bertujuan untuk menunjang penilaian kreatif teknologi yang diterapkan, terutama pada GH-18. Laporan teknis tersebut disusun guna memenuhi aspek Awarded Creative Technology yang juga menjadi poin penilaian juri dan salah satu target capaian tim tahun ini. Kerja keras selama berbulan-bulan dilakukan tim dalam rangka usaha mencapai target yang lebih dari tahun sebelumnya. Garuda UNY Team yakin dapat mempertahankan gelar juara seperti tahun lalu sekaligus berharap dapat mencapai Best of The Best on Hybrid Category dengan perolehan 1st Acceleration, 1 st Maneuverability and 1 st Endurance & Awarded Creative Technology Aspect, serta Outstanding Advisor or Fair Play. Adhe Herlambang selaku divisi Autodesign menyampaikan bahwa progress tim mendekati kompetisi sudah maksimal. Adhe juga berharap saat berkompetisi tim dapat memperoleh hasil yang maksimal.

Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M. Pd menyampaikan bahwa kegiatan Tim Mobil Garuda UNY ini tidak hanya sekedar meraih predikat juara saja, namun juga harus dimaknai sebagai proses untuk belajar, bagaimana mengembangkan kendaraan hingga siap untuk dioperasikan. “Harapan yang dihasilkan tidak hanya juara tetapi proses untuk belajar. UNY mengharapkan GUT dapat terus menyempurnakan untuk hasil yang lebih baik. Jangan hanya puas terhadap hasil tahun lalu. Teruslah melakukan pengembangan untuk mencapai hasil yang terbaik,” jelas Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M. Pd. di saat sela audiensi dengan Tim Mobil Garuda UNY (7/5).

Tepat pada pukul 11.30 (5/5) kendaraan GH-18 diberangkatkan dengan kargo. Pemberangkatan kargo ini didampingi oleh advisor, Zainal Arifin, M.T, Sutiman, M.T, Drs. Moch. Solikin, M. Kes., dan Febrianto Amri Ristadi, M.Eng.Sc selaku dosen pendamping tim di kompetisi ISCC 2018.

Kesuksesan tim tidak lepas dari dukungan baik dari pihak kampus, maupun sponsor dan media partner yang telah mendukung tim Mobil Garuda UNY sebelum dan selama berkompetisi, antara lain Motul, FDR, Garuda Indonesia, Yamaha, ISTW, Stadion Maguwoharjo, Wahana Karya, IKATO, Yuasa, Igus, Solidworks, Manual Tech, Bies, Bengkel Idek, WAGO, SKF Indonesia, Harian Jogja, Kedaulatan Rakyat, Tribun Jogja, dan Radar Jogja. Ke depannya, Garuda UNY Team juga mempersiapkan kompetisi mobil formula, Student Formula Japan 2018 di Jepang pada bulan September. (Robi & Analisa)

Leave a Reply