News

Minggu (1/4), sebanyak 8 mahasiswa UNNES yang tergabung dalam Creativity and Research Club (CRC) dibawah Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin UNNES berkunjung ke Basecamp Garuda UNY Team. Kunjungan ini merupakan pertama kali bagi Tim UNNES yang sekaligus menjadi momen untuk saling bertukar ilmu, terutama bagi Tim UNNES yang saat ini sedang hangat merintis Tim Mobil pada konsep kendaraan Electric Vehicle (EV).

Dalam kunjungan tersebut, Robi Febrianto (Auto Design) mengawali diskusi santai dengan memperkenalkan anggota dan latar belakang Garuda UNY Team. Robi menjelaskan bahwa Garuda UNY Team atau kerap disapa GUT ini berdiri dibawah Unit Kegiatan Mahasiswa Rekayasa Teknologi. “Jadi GUT ini berdiri dibawah naungan UKM Restek, lingkupnya lebih luas sehingga menampung berbagai mahasiswa dari lintas jurusan, tidak hanya dari Fakultas Teknik saja.” Jelas Robi. Disamping itu, Robi juga menjelaskan bahwa Tim Mobil Garuda UNY merupakan satu-satunya tim di Indonesia yang menjadi satu bagian dalam berbagai ajang kompetisi, baik pada konsep mobil hemat energi, mobil hybrid, hingga racing.

Wiranto selaku Ketua Tim UNNES menjelaskan bahwa saat ini timnya merupakan rintisan baru, khususnya untuk mobil listrik. “Meskipun Tim UNNES memiliki tim tersendiri pada kompetisi mobil hemat energi berskala nasional Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE), namun kali ini kita juga tertarik untuk mendalami mobil listrik, kami berharap melalui kunjungan ini dapat menggali ilmu dari teman-teman Garuda UNY Team yang nantinya menjadi bekal kami untuk turut serta berkompetisi bersama tim-tim Indonesia.” Jelas Wiranto.

Dalam sesi kunjungan, GUT dan Tim Mobil UNNES saling bertukar ilmu, baik meliputi manajemen teknis dan non-teknis tim, tentang regulasi pada kompetisi, hingga detail pada proses pengerjaan kendaraan mulai dari mendesain sampai proses manufaktur. Selain itu, Inggi Putriana (Administration) mengungkapkan bahwa untuk bagian non-teknis terbagi menjadi dua divisi, yaitu Administrasi dan Public Relation. Inggi turut memaparkan bahwa tidak semua kendaraan karya GUT dibiaya langsung secara finansial oleh kampus, melainkan GUT juga mencari dukungan dari perusahaan-perusahaan yang potensial memberikan support pada tim, baik dalam bentuk materiil maupun finansial. “Untuk dana pengerjaan kendaraan tidak sepenuhnya berasal dari kampus, melainkan kita juga mencari sponsor untuk kerja sama dengan tim kita, nah biasanya kita juga koordinasi dengan teman-teman Public Relation.” Ungkap Inggi.

Usai berdiskusi GUT dan Tim Mobil UNNES melanjutkan kegiatan kunjungan dengan melihat langsung project kendaraan FG-18, meninjau fasilitas dan alat di workshop pengerjaan, manufacturing, dan body yang terletak sebelah barat basecamp.

Di sesi akhir, Robi Febrianto berharap dengan adanya kunjungan dari Tim UNNES dapat menambah lagi tim di Indonesia yang berkarya di bidang teknologi dan inovasi kendaraan. Robi juga mengungkapkan bahwa GUT dengan senang hati menerima dan membuka pintu bagi teman-teman dari universitas lain yang ingin belajar dan berbagi ilmu bersama. “Kami sangat terbuka bagi teman-teman dari universitas lain jika ingin belajar bersama atau sekedar sharing tentang project kendaraan, pengalaman kompetisi dan lain sebagainya.. monggo silahkan.” Jelas Robi. Robi juga berharap melalui belajar dan berbagi ilmu bersama mengenai kendaraan dapat meminimalisir adanya sekat-sekat antar tim-tim di Indonesia, baik mobil hemat, hybrid, listrik dan racing. (Rbi)

Leave a Reply